Rabu, 04 Juni 2014

Cara Merawat Hamster yang Sedang Hamil & Baru Melahirkan


"Nyuit.. nyuit...nyuit" tiba-tiba terdengar suara dari kandang hamster. ayoo segera dicek, bisa jadi itu suara dari bayi hamster yang baru saja lahir. Itu tandanya kawan hamster belum bisa membedakan hamster kawan sedang hamil atau tidak, atau bisa jadi kawan kurang memperhatikannya. Kalau kawan memelihara hamster sepasang dengan usia sekitar 2-3 bulan, segera diawasi yaa, siapa tahu mereka sedang dalam proses kawin. Karena di usia 2-3 bulan itu lah biasanya hamster sudah mulai aktif dalam berkembang biak, biasanya kawin akan terjadi setelah dipasangkan selama beberapa hari atau bahkan sampai 2 minggu.

Untuk mengecek hamster sedang hamil atau tidak, coba perhatikan tingkah lakunya, biasanya hamster yang sedang hamil lebih agresif, lebih lincah main roda putarnya, tapi lebih cepat capek, dan jadi suka menggigit kalau dipegang. Setelah itu coba dipegang atau lihat bagian perutnya ketika ia sedang memanjat, biasanya perutnya lebih buncit ke samping. Nah kalau sudah terlihat perutnya yang membuncit, kawan harus lebih memerhatikan pola makannya, lebih sering diberikan vitamin. Hamster biasanya hamil selama 5 hari sampai 2 minggu jika melahirkan bayi hamster yang normal dan berkualitas baik. Jumlah bayi hamster yang dilahirkan sekitar 2-8 ekor.

Ada perlakuan khusus nih jika hamster kamu berjenis Campbell atau Syrian. Sebaiknya ketika hamster kawan sedang hamil langsung ditempatkan di kandang yang terpisah. Kenapa??? Karena sifat Campbell dan Syrian yang lebih protektif atas dirinya dari musuh. Bayi hamster yang baru lahir akan memiliki bau yang dianggap berbeda oleh hamster Campbell atau Syrian, walaupun itu adalah ayah dari bayi yang baru dilahirkan. Itulah mengapa ada beberapa kawan hamster yang trauma karena bayi hamsternya dimakan oleh sang ayah hamster.
Tapi kalau sahabat hamster tidak tahu kalau sang ibu sedang hamil dan tiba-tiba melahirkan, selagi masih ada waktu, segera dipisahkan ya dari ayahnya. Namun kesempatan ini jarang sekali ditemukan, karena biasanya keburu dimakan ayahnya.
Kalau jenis hamsternya bukan Campbell atau Syrian, gak apa-apa kok kalau gak dipisah. Tapi emang lebih bagus dipisah, karena sang ibu bisa lebih fokus dan sang ibu-ayah tidak keburu kawin lagi selama anak-anaknya masih memerlukan perhatian dari ibunya.

Untuk kandang baru bagi sang ibu hamster beserta anaknya, berikut ini ada beberapa spesifikasi khusus supaya sang bayi bisa tumbuh sehat dan penuh perhatian dari ibunya, yaitu:
1. Bedding:

  • Serbuk Kayu
  • Koran
  • Tisu
Sebaiknya menggunakan koran, karena saat sang ibu merawat anaknya, akan sulit untuk sering membersihkan kandang, dan kandang akan jadi bau. Kandungan karbon pada kertas koran dapat menyerap bau tersebut. Korannya tidak perlu diapa-apakan, karena sang ibu akan merobek-robeknya sendiri dan membentuk sarang yang cocok untuk ia dan anak-anaknya. Tambahkan juga serbuk kayu sedikit agar lebih hangat.
Jangan menggunakan pasir zeolith, karena akan mengakibatkan berdebu.

2. Jangan ada mainan
Ada 2 kemungkinan jika ada mainan, jika sang ibu hamster agresif ke arah main, ia akan main terus, dan anak-anaknya terlupakan, sehingga anaknya jadi kurang gizi. Kemungkinan lainnya ialah mainannya tidak terpakai karena ia fokus merawat anaknya.

3. Kandang sebaiknya aquarium, ember, toples besar, atau lainnya yang sekelilingnya tidak terekspos seperti cage.
Jika materialnya transparan, sebaiknya ditutup dengan kertas.
Ini bertujuan agar suhu di dalam kandang jadi lebih hangat dan sang ibu tidak merasa sedang diperhatikan. Hamster yang baru pertama kali melahirkan atau agak sulit beradaptasi dengan melahirkan, biasanya akan sangat sensitif dan merasa sangat terganggu jika ada yang memerhatikannya. Biasanya ia akan protes, marah-marah, dan anaknya tidak disusui.

4. Letakan di tempat yang kering, tidak lembab, dan cukup cahaya, tapi tidak panas

5. Permudah akses untuk minum dan makan
Letak tempat makan dan minum jangan sampai menyulitkan sang ibu hamster. Pastikan air dan makanan selalu tersedia bersih dan fresh! Jangan sampai sang ibu kehausan dan kelaparan, karena bisa-bisa justru sang ibu yang akan melahap anaknya.

Nah itu untuk kandangnyaa. Untuk makanannya harus diberikan nutrisi yang lengkap, seperti Hamuhmaster Complete Feeds kita :) Dan juga bisa diselingi dengan vitamin gel atau vitamin tetes di botol minumnya.

Selama hamster sedang menyusi, biarkan dia fokus yaa, jangan diganggu. Sabar ya kawan hamster, jangan menyentuh sang anak sampai usia kurang lebih dua minggu. Karena jika disentuh, maka badannya akan berubah baunya dan sang ibu tidak akan mengenalinya lagi, akibatnya sang anak tidak lagi disusui. Setelah berusia dua minggu, bayi hamster sudah berubah menjadi hamster yang lucu-lucu deh. Sedang belajar jalan dan sudah bisa makan. Kalau mereka sudah berbulu lebat, lincah jalannya, nah waktunya untuk dipindah ke kandang yang biasa. Mereka sudah siap untuk main roda putar :)

Selagi masih anakan, berikan mereka vitamin yaa, agar tumbuh sehat, gemuk, lincah, dan berbulu halus dan bersih.
Oiya, berikan sang ibu waktu istirahat dulu ya sebelum ditemukan dengan suaminya. Kurang lebih satu minggu saja kok. Baru deh bisa digabung lagi.

Kamis, 29 Mei 2014

Tips Merawat Anak Ayam Kate



Anak ayam kate yang baru menetas biasanya sangat rentan terhadap penyakit, apalagi dengan cuaca yang sangat dingin. Dalam kondisi cuaca normalpun terkadang anak ayam kate ini jarang yang kuat sehingga belum menginjak dewasa anak ayam tersebut sudah mati.
Nah ini adalah tips cara merawat anak ayam kate agar tidak mati dan malah tumbuh sehat, kuat dan lucu-lucu.
  1. Setelah telur menetas menjadi anak ayam semua, cepat pindahkan ke dalam suatu tempat yang tertutup dan terlindung dari hempasan angin dan hawa dingin.
  2. Anak ayam yang baru menetas tersebut harus disatukan dengan induk agar memperoleh kehangatan dan mendapatkan panduan dan petunjuk dalam hal memilih dan memilah-milah makanan yang berupa remah-remah.
  3. Tempat tersebut harus diberi tambahan alat penerangan lampu minimal 5 watt sebagai penghangat tambahan dan sebagai penerangan dalam ruang tertutup tersebut sehingga setiap saat anat-anak ayam tersebut dapat makan dan minum sesukanya tanpa dijadwal.
  4. Tempat tersebut tersebut alasnya harus rata atau datar dan tidak bolong-bolong agar makanan tertampung dan berhamburan di sana, dan angin tidak masuk ke dalam ruang tersebut melalui bawah. Tapi lubang untuk pergantian udara (ventilasi) harus ada.
  5. Lakukan pengontrolan agar pakan tidak kurang atau berlebihan, usahakan harus diberi secukupnya. Pemberian pakan dapat dilakukan 2 kali yaitu pagi dan sore.
  6. Ukuran tempat luasnya minimal 60 cm x 60 cm dan tingginya minimal 40 cm.
  7. Untuk pakan berikan remah-remah yaitu pakan yang halus (boleh stater) dan jangan lupa airnya.
  8. Apabila sudah menginjak pada bulan ke 3 biasanya induk induk ayam kate ini sudah mulai memperlihatkan tanda-tanda mau bertelur kembali. Si induk dapat dipisahkan dari anak-anaknya. Biasanya anak-anak ayam kate ini akan ribut selama kurang lebih 1 hari setelah itu berjalan dengan biasanya dan mandiri.
  9. Agar kondisi tubuh si anak-anak ayam ini tumbuh dan sehat setelah di sapih oleh induknya , sebaiknya anak –anak ayam ini dijemur setiap 2 hari sekali minimal 5 menit, lebih baik lagi setiap hari.
  10. Dalam keadaan kehausan setelah di jemur anak-anak ayam tersebut harus di beri air yang telah di campur dengan vitamin, tanpa vitaminpun tidak apa-apa maksudnya yaitu untuk meningkatkan napsu makannya.
Mungkin dengan 10 point ini cukup untuk anda lakukan agar terhindar dari kematian anak-anak ayam kate yang lucu-lucu dan mudah-mudahan anak –anak ayam kate anda tumbuh sehat dan kuat. Selamat mencoba! :)

Rabu, 28 Mei 2014



Jenis-jenis ikan hias air tawar

Ikan hias air tawar sebagian besar diproduksi untuk kebutuhan hobi dan sebagian lagi untuk kepentingan penelitian. Beberapa ikan hias air tawar asal Indonesia yang menjadi primadona diantaranya arwana dan cupang. Disamping itu Indonesia juga berhasil mendomestikasi ikan impor seperti,koki, koi, discus danguppy.

Jenis-jenis paling populer

Berikut ini beberapa jenis ikan hias air tawar yang bernilai ekonomi tinggi, paling banyak dicari dan berpotensi untuk dibudidayakan:

1. Ikan koi

Jenis-jenis ikan hias air tawar
Ikan koi atau Cyprinus carpio L pertamakali dikembangkan di Jepang. Mereka mengembangkannya dari ikan mas (karper). Sekitar tahun 1820-an Jepang berhasil menyilangkan beberapa strain ikan karper menjadi ikan koi dengan warna merah dan putih yang menarik. Kemudian tahun-tahun berikutnya berkembang ikan koi dengan berbagai varian warna menarik lainya. Dari Jepang popularitas ikan hias air tawar ini menyebar ke berbagai belahan dunia lain.
Ikan koi merupakan ikan hias air tawar yang untuk dipelihara di kolam bukan akuarium. Karena daya tarik ikan koi terdapat pada warna-warni menarik yang indah bila dilihat dari atas. Selain itu, ikan koi juga memerlukan ruang gerak yang luas. Jenis ikan hias air tawar ini cukup mudah dikembangbiakan namun sulit mendapatkan koi berkualitas. Perlu sarana yang memadai dan modal yang cukup untuk membuka fasilitas pengembangbiakan ikan koi. Baca panduan teknis budidaya ikan koi.

2. Ikan cupang

Ikan cupang atau Betta sp. merupakan salah satu jenis ikan air tawar endemik Indonesia dan negara Asia Tenggara lainnya. Habitat asli ikan ini adalah rawa-rawa di daerah tropis. Ikan cupang sanggup hidup dalam volume air yang sedikit air dengan oksigen yang minimal. Cupang bisa disimpan dalam toples terbuka yang tidak beraerasi.
Ikan cupang dipelihara sebagai ikan hias dan ikan aduan. Selain warna sisik dan siripnya yang berkilauan, Ikan ini mempunyai sifat agresif. Cupang bisa merobek-robek sesamanya dalam pertempuran yang berlangsung berjam-jam lamanya. Ikan cupang sangat mudah dibudidayakan, bahkan bisa dilakukan dalam skala rumah tangga sekalipun. Baca cara praktis budidaya ikan cupang.
Jenis-jenis ikan hias air tawar

3. Ikan arwana

Nama latin ikan hias air tawar ini adalah Scleropages sp. Arwana merupakan salah satu ikan endemik Indonesia. Ikan ini banyak ditemukan di perairan air tawar Kalimantan dan Papua. Dahulu, ikan arwana didapat dari perburuan di alam bebas. Namun saat ini sudah bisa dibudidayakan di kolam-kolam.
Ikan arwana merupakan salah satu ikan hias air tawar yang bernilai tinggi. Harga per ekornya untuk ukuran kecil bisa mencapai jutaan rupiah, terutama untuk jenis-jenis tertentu. Sentra produksi ikan arwana ada di Kalimantan dan Sumatera.
Jenis-jenis ikan hias air tawar

4. Ikan koki


Ikan koki (Carrasius auratus) masih satu keluarga dengan ikan mas yang biasa dikonsumsi. Pertamakali dikenal sebagai ikan hias di Cina. Namun yang mempopulerkan ikan koki ke seluruh dunia adalah bangsa Jepang. Dari negeri ini, ikan koki menjadi semakin variatif dengan berbagai warna dan bentuknya.
Ikan koki sudah lama masuk ke Indonesia dan dibudidayakan meluas. Sentra produksi koki terbesar ada di Tulungagung, Jawa Timur. Kota ini memproduksi lebih dari 55 juta ekor ikan koki setiap tahunnya. Sebagian besar ditujukan untuk pasar domestik, sebagian lainnya untuk ekspor. Meski harga per ekornya relatif murah, ikan ini gampang dibudidayakan secara massal.

5. Ikan guppy


Ikan guppy (Poecilia reticulate) merupakan ikan dari daerah Amerika Tengah dan Selatan. Ikan ini sangat mudah beradaptasi sehingga penyebarannya meluas ke seantareo bumi. Terdapat catatan pada tahun 1929, di Jawa Barat banyak ditemukan ikan guppy di parit-parit. Saat ini ikan guppy bisa ditemukan di berbagai perairan air tawar di Indonesia.
Ikan guppy merupakan jenis ikan hias air tawar yang gampang dibudidayakan. Ikan guppy bereproduksi secara internal dan melahirkan anak. Anak-anak ikanguppy bisa langsung berenang dengan baik. Guppy kawin dengan memasukan organ gondopodium yang berada pada sirip anal dimasukan kedalam organ telur betina. Dalam satu kali perkawinan dapat menghasilkan 3 kali kelahiran dalam waktu tiga minggu. Seekor indukan betina dapat menghasilkan sekitar 60 burayak.

6. Ikan louhan


Ikan louhan dalam bahasa Inggris Flowerhorn cichlid tidak ditemukan di alam bebas. Ikan hias air tawar ini merupakan hasil persilangan manusia dari berbagai jenis ikan Cichlid. Louhan pertama kali dikembangkan di Malaysia. Banyak orang menyukai ikan ini karena warna sisik dan benjolan dikepalanya. Selain di Malaysia, ikan ini dikembangkan juga di Taiwan.
Kini ikan louhan menyebar ke berbagai negara. Banyak kritik yang dialamatkan pada ikan ini, diantaranya dianggap merusak strain-strain ikan Cichlid. Iklan louhan mempunyai sifat agresif dan bila lepas ke perairan umum bisa menjadi predator bagi ikan lainnya.

7. Ikan discus

Ikan discus (Symphysodon discus) berasal dari perairan Amazon. Disebut discuskarena bentuknya seperti piringan (disk) dengan warna-warni yang atraktif. Pembawaan ikan hias air tawar ini sangat tenang dan gerakannya lembut, sehingga disebut raja akuarium. Ikan yang paling besar bisa mencapai diameter 15 cm.
Discus cocok dikembangbiakan di iklim tropis dengan suhu air 25-30oC, tingkat keasaman 6-6,5 pH dan kesadahan 3-5 dH. Untuk pemeliharaan dalam akuarium harus sedikit telaten, karena ikan discus mudah stress.
Jenis-jenis ikan hias air tawar

Protensi pasar ikan hias air tawar

Secara global perdagangan komoditas ikan hias air tawar jauh lebih besar dari ikan hias air laut, yakni mencapai 85%. Hal ini terjadi karena ikan hias air tawar kebanyakan bisa dibudidayakan, sementara ikan hias air laut lebih banyak dari hasil tangkapan. Semakin hari permintaan ikan hias air tawar semakin terus meningkat. Mungkin karena harganya yang relatif lebih murah dari ikan hias air laut.
Pada beberapa dasawarsa kebelakang, Indonesia hanya mengekspor ikan hias ke Singapura. Dari Singapura, ikan-ikan ini diekspor lagi ke berbagai negara. Namun saat ini, ekspor kita sudah menembus 60 negara dengan nilai lebih dari 50 juta dolar AS dan peningkatan sekitar 9% per tahunnya. Indonesia pun selalu menjadi 5 besar eksportir ikan hias dunia.
Dari sisi keragaman ada lebih dari 300 jenis ikan hias air tawar maupun laut yang menjadi andalan ekspor. Biasanya ikan hias yang layak ekspor diseleksi berdasarkan enam kriteria, yakni ukuran, jenis ikan, keseragaman, keunikan bentuk dan warna, bebas penyakit dan daya adaptasi terhadap lingkungan.

Cara Merawat Kucing

Cara Merawat Kucing



Untuk anda yang menyayangi kucing peliharaan anda, tentu saja tidak akan asal-asalan dalam merawat kucing, tentu akan sepenuh hati merawat kucing peliharaan anda, karena tak dapat dipungkiri meski sebagai hewan peliharaan, kucing juga merupakan hewan yang sensitif, sehingga anda perlu berhati-hati dalam merawatnya. Jika anda yang tidak mengetahui secara rinci Cara Merawat Kucing Persia, anda tidak perlu khawatir sebab di bawah ini Garismiring.com akan membantu anda merawat kucing dengan baik dan benar, seperti berikut:

  • Jika anda memelihara kucing dari sejak kecil, anda perlu memperhatikan jumlah gizi pada anak kucing. Sebab anak kucing membutuhkan jumlah gizi dua kali lebih besar dibandingkan dengan kucing dewasa. Namun bukan berarti anda harus memberikan makan secara berlebihan. Biasanya setelah 5-6 minggu, anda sebaiknya memberikan makanan secara rutin 4 kali sehari.
  • Setelah umur kucing sekitar 8-10 minggu, biasakan memberinya makanan rumahan seperti nasi dan susu.
  • Tidak perlu memandikan kucing secara teratur. Jika bulu kucing mulai tercium bau, anda dapat memandikannya dengan air dingin. Ingat, jangan memandikan kucing dengan air panas sebab akan membuat iritasi pada kulit kucing.
  • Sikat bulu kucing secara teratur menggunakan sisir khusus kucing, terutama untuk jenis kucing persia dan anggora. Hal tersebut dapat menghilangkan rambut mati, kuman dan bakteri pada bulu.
  • Ajak kucing pergi keluar untuk bermain. Hal tersebut dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan anak kucing dengan baik, sehingga akan tumbuh dengan sehat dan lincah.
  • Ajarkan kebiasaan hidup sehari, seperti pergi ke toilet, makan dan tempat tidur. Hal tersebut agar kucing tidak mengotori rumah anda.
  • Anda perlu bersikap tegas pada perilaku buruknya, sehingga kucing akan mengerti mana yang baik dan buruk.
  • Berikan vaksinasi secara rutin agar kucing terhindar dari penyakit dan virus.
  • Ketahui bagian-bagian tubuh kucing yang sering terkena bakteri, seperti gigi, telinga dan kuku. Maka anda perlu memperhatikan kebersihan pada bagian tersebut, agar kucing terhindar dari penyakit dan bakteri.
  • Pastikan ukuran kandang sesuai dengan ukuran tubuh kucing dan sebaiknya pilih kandang yang terbuat dari alumunium agar tidak berkarat dan jeruji lebar agar sirkulasi udara lebih baik.
  • Bersihkan kotak pasir setiap hari dan cuci kandang seminggu sekali, lalu semport dengan desinfektan agar kucing terhindar dari bakteri dan penyakit.


Dengan mengetahui beberapa Cara Merawat Kucing seperti diatas, anda bisa mengerti mana yang harus dilakukan dan tidak dilakukan, agar kucing peliharaan anda tetap tumbuh sehat dan lincah.

Cara Memelihara Kelinci


Disini Anda akan mendapatkan bantuan tips dari kami yang sesuai Anda butuhkan, yaitu dengan 7 cara semoga kelinci Anda menjadi sehat dan bebas dari penyakit:
→ Kandang harus selalu bersih, sinar matahari bisa langsung masuk, tidak lembab dan usahakan terbuat dari ram-raman yang memungkinkan sirkulasi udara lancer. Baik terbuat dari bambu maupun kawat ram, yang terpenting landasan untuk pijakan dibuat rata (dari papan juga bisa) asal lobang-lobang untuk memungkinkan kotoran bias terus jatuh kebawah.
→ Ukuran kandang di sekat perekor. Minimal ukuran 50 x 50 cm. Buatkan tempat makanan tersendiri agak tinggi agar tidak terinjak-injak.
→ Bagi kelinci siap beranak siapkan kandang yang lebih luas. Siapkan pula kotak kecil yang diberi rerumputan kering agar hangat dan nyaman untuk persiapan anak kelinci lahir.
→ Makanan bisa dari hijau-hijauan, misalnya : rumput lapangan atau kangkung dan sayur mayur yang lain. Usahakan rumput maupun sayur yang diberikan dalam keadaan layu, kecuali makan sendiri di alam saat dilepas.
→ Jangan dicuci agar kadar air dalam sayuran sangat rendah. Selain makanan tersebut, kelinci juga menyukai ubi jalar maupun pohon, dedak / bekatul, bungkil kelapa dan sebagainya. Usahakan makanan kelinci tidak satu jenis secara terus menerus. Hal ini akan menyebabkan kelinci manja dan susah makan makanan yang lain.
→ Pemberian makanan yang tepat sore hari kira-kira mulai jam 18.00 sampai pagi hari jam 07.00. (kelinci biasanya makan sepanjang malam). Siang hari boleh diberikan makanan tambahan secukupnya. Sediakan tempat makan tersendiri agar tidak terinjak-injak dan terkena kencingnya sendiri.
→ Usahakan agar kelinci muda tidak secara terus menerus terkena tanah yang becek dan lembab. Sebab akan terkena penyakit gatal (bahasa jawa : gudigen) Semoga trik singkat ini akan bermanfaat bagi penggemar kelinci, khususnya pemula.
Itulah cara merawat kelinci untuk para penggemar kelinci, Anda perlu perhatikan beberapa cara tentang perawatan yang benar. Ini akan membantu Anda sedikitnya untuk merawat kelinci. Mungkin Anda tadinya merasa bingung merawat kelinci bagaimana caranya, namun sekarang Anda bisa mempelajarinya karena kami memberikan panduan untuk Anda.

Tips Memelihara Kelinci dengan Baik

  1. Jangan membeli kelinci anakan di bawah umur 2 bulan. Itu akan mengakibatkan kelinci mudah mati karena kekebalan tubuhnya rentan.
  2. Kelinci di petshop atau pinggir jalan sering dikatakan umur 1 bulan, bahkan ada yang bilang 2 bulan. Kita tidak tahu betul akan hal itu sebab kita tidak menerima kalender kelahiran. Para pedagang sering berbohong dengan mengatakan kelinci umur 1 bulan, padahal kecil-kecil, biasanya baru umur 20-25 hari. Kalau 2 bulan saja tidak diperbolehkan dibeli, maka 1 bulan jelas lebih gawat.
  3. Kelinci di bawah umur 3 bulan sangat rawan dibawa pergi jauh melewati 100 km perjalanan.
  4. Jangan percaya kelinci tidak boleh dikasih air minum. Semua makhluk hidup butuh air minum, terlebih kelinci anakan yang baru saja dipisahkan dari induknya.
  5. Jangan percaya bahwa kelinci kebutuhan air minumnya cukup dari rumput, sebab rumput layu kadar airnya sangat minim sementara kebutuhan untuk melancarkan pencernaan dengan air dan kebutuhan kencing sangat banyak. Air putih matang atau mentah sangat dibutuhkan kelinci.
  6. Kangkung bukan pakan terbaik. Setiap pohon berjenis berbambu berpotensi menyimpan gas. Jangan terkecoh pada kesukaan kelinci. Kelinci suka kangkung karena lapar dan tidak ada pakan lain. Kalau sudah lapar apapun jadi.
  7. Kangkung dan kubis menyimpan potensi gas yang tinggi dan mengakibatkan air kencing bau (amoniak).
  8. Jangan percaya bahwa musim hujan banyak mengakibatkan kematian. Bukan soal musim hujannya, tetapi kelembabab dan kebersihan yang jadi masalah. Kalau bisa ditangani secara baik dijamin tidak akan banyak kematian.
  9. Pakan kelinci adalah rumput. Anak kelinci di bawah 3 bulan lebih cocok rumput ketimbang pelet. Pemberian pelet (atau pakan padat lain) seperti ampas tahu atau bekatul boleh tetapi hanya sedikit. Baru setelah umur 2,5 bulan boleh lebih banyak (sekitar 50 gram) sedang kelinci di atas 3 bulan bisa 100gram per hari. Kelinci anak lebih cocok rumput karena sistem pencernaannya masih labil. Kalau banyak pelet jadi berat, terlebih jika tidak diberi air minum.
  10. Penyebab kudis/budugen hanya satu sebab, yakni karena kandang jorok. Kuku kelinci yang sering menginjak kotoran biasanya menularkan penyakit kudis itu ke telinga. Solusi kebersihan sebagai syarat mutlak. Kaki/kuku kelinci perlu dibersihkan dengan air hangat supaya kuman/kutu pada mati. Kalau perlu dipotong kukunya biar lebih aman.
  11. Wortel (bersih) sangat baik bagi Kelinci Anakan maupun kelinci dewasa. Gizi wortel tinggi sehingga anakan kelinci pun sangat perlu memakan wortel. Hindari wortel kotor dan busuk sebab bisa jadi penyakit pencernaan.
  12. Jangan percaya bahwa kelinci anakan bisa dibawa pergi jauh. Itu akan membuat celaka sebab kelinci anakan di bawah 2 bulan masih sangat rawan stres. Stres mengakibatkan pencernaan terganggu, terlebih jika kurang air minum dan kurang serat (rumput).
  13. Jangan percaya air membuat kelinci mati. Bukan airnya yang membuat mati, melainkan karena penyakit. Penyakit kelinci yang ditimbulkan oleh bateri, protozoa atau kuman bisa muncul dari mana saja. Termasuk air. Pastikan air itu bersih. Kalau kena kotoran segera ganti yang bersih.
  14. Jangan percaya setiap jenis kelinci yang dijual umum itu keturunan ras murni. Kita tidak tahu soal kawin silang. Pada umur 1 bulan kelinci bisa jadi nampak murni, tetapi pada dewasa kelak jenisnya jadi aneh-aneh. Biasanya sudah terjadi perkawinan silang. Kalau mau dapat bibit yang baik sesuai keinginan mesti melihat induknya langsung.
  15. Jangan membawa kelinci di perjalanan dengan kardus sebab kardus menimbulkan panas dan sumpek. Banyak kejadian kelinci pada mati. Kalaupun hidup hanya beberapa hari selanjutnya mati karena pengaruh banyak hal, seperti stress dipisah dari induk, perjalanan jauh, dehidrasi (kekurangan air) atau stres karena kepadatan kelinci.

Cara Memelihara Dan Merawat Hamster

Cara Memelihara Dan Merawat Hamster - Bagi anda pencinta hewan hamster. gue akan sedikit berbagi info tentang cara memelihara dan merawat hamster yang mudah-mudahan bisa berguna untuk lo lo semua. Jika lu ingin mengetahui cara memelihara dan merawat hamster. Silakan lu membaca artikel tentang cara memelihara dan merawat hamster dibawah ini.


Hamster termasuk dalam kelompok binatang pengerat, memiliki bentuk tubuh yang lebih bulat, aneka warna bulu, ekor yang pendek dan ukuran tubuh yg kecil & bulat. Hamster adalah hewan nocturnal (yang aktif disaat sore & malam hari). Jenis-jenis hamster yang umum dipelihara di Indonesia, yakni Hamster Siria, Hamster dwarf (mini) berjenis Campbell, Hybrid, Winter White, dan Roborovskii.

Makanan utama hamster adalah biji-bijian kering yang segar. Hewan lincah ini sangat rentan terkena diare saat kita memberi makanan yang tidak semestinya (misalnya makanan instan manusia, ataupun sayur-sayuran). Sedangkan buah yang aman dikonsumsi hamster berbagai usia adalah bengkoang segar. Minimalkan pemberian makanan buatan pabrik yang mengandung banyak bahan pengawet yang bisa menyebabkan kanker. Makanan yang mengandung banyak garam dapat menyebabkan kerontokan bulu.

Mengapa Harus Hamster?

Pemeliharaannya yang tidak membutuhkan banyak space. Bau & bunyi yang minimal, serta wajah imut dengan tingkah yang lincah membuat banyak orang terhibur. Kamu bahkan bisa meletakkan kandangnya di meja belajar ataupun meja kerja kamu.

Memilih & Membeli Hamster
  • Kenali Jenis & sifat hamster. Setiap Jenis hamster memiliki sifat yang berbeda-beda. Campbell terkenal jenis yang paling suka menggigit apabila kurang berinteraksi langsung dengan pemiliknya, jenis ini kebanyakan akan sangat agresif saat memasuki usia kawin. White Winter & hybrid memiliki sifat jinak meskipun memasuki usia dewasa. Roborovskii memiliki sifat liar tapi tidak mengigit, suka berlari kencang & sangat aktif juga karakter muka yang paling imut dari jenis yang lain.
  • Pilih hamster yang tidak terlalu kurus & tidak terlalu gemuk.
  • Coba reflek si hamster dengan cara meniup tubuhnya dengam kencang. Semakin cepat reflek, semakin sehat.
  • Hamster sehat terlihat dari cara makan yang rakus & gerakan tubuh yang lincah. Mata yang jernih, telinga membuka tanpa sobekan.
  • Cek juga seluruh tubuh hamster apakah ada cacat & luka bekas tergigit/kutu/jamur.
  • Jika ingin memelihara keluarga hamster, pilihlah sepasang hamster. Jika hanya ingin sebagai teman dirumah, pilihlah 2 ekor jantan.
  • Paling baik membeli hamster sejak kecil (sekitar umur 1 bulan), karena sejak dini kita bisa mengenal & dekat dengannya, makin mudah kita menjinakkannya. kita juga bisa melihat dia perlahan tumbuh dari anak- anak menuju dewasa ^o^

Setelah Hamster Ada Dirumah
  • Biarkan dia beradaptasi dengan rumah barunya selama 1 hari.
  • Esoknya, beri dia snack dari luar kandangnya. biarkan dia tau bahwa "orang asing" yang telah membawanya pulang, bukanlah sesuatu yang perlu. ditakuti
  • Beberapa hari sesudahnya, kita coba memasukkan tangan ke dalam kandangnya, remaslah serbuk kayu sebelum memasukkan tangan ke dalam kandang.
  • Masukkan tangan perlahan kedalam kandang hamster. Ada beberapa kemungkinan yang terjadi : menggigit kecil (tanda mengidentifikasi benda2 asing yang masuk ke dalam wilayahnya), menggigit kencang (tanda menyerang untuk melindungi diri), menjerit (tanda dia ketakutan) atau dia mengendus tangan kamu.
  • Cara memegang hamster yang benar adalah dengan gerakan yang pelan (tidak tiba-tiba) mendekatkan tangan dengan posisi menyendok di depan arah mukanya. Jika kamu sudah mendapatkan hatinya, dia akan menghampiri & naik ke telapak tanganmu.
  • Hamster tidak suka terlalu lama dibelai. cukup 15 menit saja. namun sering. Dia lebih suka berlarian bebas disekitarmu (kamu bisa memakai Play Ball agar hamster kamu tidak hilang).
  • Hamster merasa tidak nyaman saat bermain denganmu jika dia : pipis & poop ditanganmu atau mengeluarkan makanan dari pipi mereka. Tandanya mereka ingin kembali ke kandang.

Cara Merawat Hamster yang Benar

Hal paling mendasar saat memulai memelihara hewan adalah atas dasar ♥kasih sayang♥, selanjutnya kamu cukup menyediakan peralatan memeliharanya. Yang tidak kalah penting adalah memperhatikan hal hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada hamster kamu.

Peralatan utama memelihara hamster
  • Kandang untuk hewan kecil / akuarium (makin luas makin nyaman).
  • Botol minum khusus hamster.
  • Tempat pasir mandi.
  • Tempat makan.
  • Kincir (mainan pokok dan harus ada).

Biaya Pemeliharaan Sepasang Hamster perbulan

Serbuk kayu 1 kotak : Rp 5.000 Pasir wangi 500Gr
: Rp.10.000,- Makanan 800Gr : Rp.18.000,- Snack Kuaci 
: Rp.5.000,- Total Rp.38.000,- 

Kegiatan rutin saat memelihara hamster
  • Memberi snack saat sore atau malam sambil bermain dengannya.
  • Mengecek botol minum, apakah macet/ bocor.
  • Ganti serbuk kayu 1 mgg sekali (atau sudah berbau, tergantung brp populasi dalam 1 kandang)
  • Cuci peralatan hamster dan keringkan, cukup 1 bulan sekali.

Hal yang perlu & boleh dilakukan
  • Cucilah tangan sampai bersih sebelum dan sesudah memegang hamster. Jika tangan anda berbau "lain" (tidak bersih), hamster akan "mencoba" tangan anda dengan menggigit.
  • Ajaklah Hamster berinteraksi langsung sesering mungkin, misal menggendong ditelapak tangan,mengelus, memberi makan dengan tangan, membiarkan dia berlarian disekitar kamu. Jadikan dia sahabat ^^
  • Memberi snack secukupnya, berupa kecambah segar atau snack khusus hamster 1-2x seminggu.
  • Mengganti posisi mainan agar dia tidak bosan.

Hal yang JANGAN dilakukan

  • Hindarkan hamster dari terik matahari langsung, bisa menyebabkan Heat Stroke. Lumpuh total yang disertai kematian.
  • Hindarkan dari angin kencang dan air.
  • Minimalkan jatuhnya hamster darimanapun asal jatuhnya.
  • Jangan memberi sayuran & buah segar sembarangan dan berlebihan, karena pencernaan hamster didesain hanya untuk biji-bijian kering saja. Berikan HANYA kecambah, bengkoang yang masih segar 1-2x seminggu, untuk menghindari hal-hal mengerikan seperti diare akut, bahkan kematian.
  • Jangan memberi terlalu banyak kuaci (Biji bunga matahari), menyebabkan hamster obesitas dan penyakit lainnya, sperti jantung dan kemandulan. Meskipun makanan ini paling disukai si hamster, namun memberikan pengaruh buruk.
  • Jangan membiarkan ada makanan membusuk di dalam kandang.
  • Jangan biarkan serbuk kayu basah / banjir, segera ganti sebuk kayu.
  • Jangan pernah mengawinkan hamster dengan varian yang berbeda. Agar gen hamster tidak merusak keturunan selanjutnya.

Vitamin & Suplemen
  • Ada kalanya hamster terlihat loyo atau kurang nafsu makan, tindakan prefentif pertama adalah dengan mencampur kan madu murni ke dalam botol minum secukupnya.
  • Beri vitamin berupa gel yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh serta nafsu makan. Juga membantu pemulihan bagi hamster yang sedang sakit.

Reproduksi Hamster
  • Hamster akan melakukan pembuahan pada umur yang berbeda tergantung pada variannya. Hamster jantan akan selalu melakukan pembuahan setiap saat, namun hamster betina memasuki masa subur setiap 3 hari sekali. Jika kamu menemukan si betina marah kepada si jantan, ini menandakan dia belum memasuki masa subur & menolak dikawini >.<
  • Usia puber syrian 3-6 minggu , lama kehamilan 15-18 hari. Jenis Campbell masuk usia puber 1-1,5 bulan, masa hamil 18-23 hari. Jenis White winter & hybrid masuk usia puber diumur 2-2,5 bulan, masa hamil 18-31 hari. Sedangkan Roborovskii puber saat umur 4-6 bulan, dengan masa kehamilan 22-30 hari
  • Ciri-ciri hamster yang hamil adalah perut yang membuncit, badan hamster berbentuk seperti buah pear, besar dibagian pinggang kebawah, puting susu mulai terlihat.
  • Tingkah lakunya (beberapa) agresif, apabila mendekati masa melahirkan.
  • Makan & minum lebih banyak dari biasanya.
  • Lebih banyak bermalas-malasan.
  • Isolasi ibu hamster yang terlihat sudah hamil besar di kandang sendiri. Alasi dengan sedikit serbuk kayu. Pindahkan semua barang selain botol minum (seperti wheel & tempat makan atau mainan lain) Hal ini bertujuan agar si ibu bisa fokus menyusui bayi-bayinya, juga mencegah si bayi terjepit barang-barang tersebut. Taruh kandang ditempat yang jarang dilewati manusia & tenang.
  • Beri tambahan makanan misalnya daun katuk, kecambah, potongan tahu, rebusan putih telur, jelly susu strawberry khusus hamster, jika perlu campurkan 3 tetes madu murni tanpa rasa tambahan kedalam minumannya.
  • Jangan bersihkan kandang hamster yang melahirkan selama minimal 2 minggu. Meskipun baunya menyengat parah.
  • Jangan sekalipun memegang bayi hamster sebelum dipisah. Hal ini bisa menyebabkan bau tangan kita menempel di badan si bayi dan menimbulkan adanya kemungkinan si bayi akan di makan si induk.
  • Anak hamster baru boleh dipisah setelah umur 3 minggu atau lebih, setelah mereka mampu makan biji-bijian sendiri. Untuk hamster roborovskii, bayi bisa dipisah setelah umur 1 bulan.

Penyatuan Hamster

Cara ini dilakukan bertujuan untuk menyamakan bau, agar hamster tidak bertengkar. Biasanya dilakukan pada saat kita membeli hamster baru yang akan disatukan dengan hamster kita dirumah, maupun pada saat mengembalikan si betina yang selesai masa menyusui dengan si jantan. Berikut langkah-langkah yang bisa dicoba lakukan:
  • Bersihkan kandang, ganti serbuk dan pasir.
  • Kelompokkan hamster dengan bau yang sama di satu wadah.
  • Ambil hamster satu per satu dengan lembut (untuk jenis campbell yang menggigit, kamu bisa memakai sarung tangan ^^v )
  • Lap daerah pusar/perut, alat kelamin hingga ke buntut beberapa kali dengan tissue basah (tissue basah untuk bayi), atau bisa juga ditaburi bedak bayi pada bagian tadi. Lalu letakkan hamster itu ke kandang yang sudah bersih.
  • Lakukan hal yang sama pada hamster lain, masukkan satu per satu.

Jika masih ada yang bertengkar, ulangi lagi tahapan diatas.
Cara ke 2 adalah dengan cara meletakkan hamster yang ingin di satukan dalam 1 kandang yang disekat dengan pembatas jeruji. setelah 3-4 hari angkat pembatas.